Tuesday, April 9, 2013

Ontbijtkoek

Good morning ^.~ bangun-bangun pengen makan cake anget-anget soalnya badan lagi ga enak, ditambah cuacanya lagi mendung di luar, akhirnya aku bikin ontbijtkoek.
Ps: Potongan cakenya agak bradul soalnya udah ga sabar aku makan, jadi begitu keluar oven, langsung dipotong dan difoto, hehehe...

Ontbijtkoek (the dutch spice breakfast cake) adalah kue yang dimakan untuk sarapan di negara asalnya, Belanda. Ontbijt=breakfast/sarapan dan koek=cake/kue. The old school cake, karena cake ini udah terkenal banget dari zaman dulu dan merupakan salah satu kue tradisional di Indonesia. Namun di Indonesia, kue ini lebih sering dimakan sebagai teman minum teh di sore hari daripada disajikan sebagai sarapan. Tapi kalo aku sih, mau untuk sarapan, cemilan sebelum makan siang, temen minum teh di sore hari ga masalah. Soalnya cake ini enal banget, ngangetin badan, udah gitu cakenya empuk dan lembut banget, ngobatin kangen makan cake spekuk/lapis legit.

Ontbijtkoek ini macem-macem banget resepnya, ada yang versi buttercake, versi muffin, sampai versi sponge cake. Yang menjadi ciri khas adalah penggunaan brown sugar (di Indonesia lebih familiar menggunakan gula palm/gula aren bubuk/gula semut) dan bubuk rempah seperti kayu manis, pala, cengkeh, dsb. Di Indonesia lebih sering menggunakan bumbu spekoek yang merupakan campuran dari rempah-rempah tersebut. Aslinya kue ini tidak menggunakan lemak apapun (margarin/butter/minyak) dan hasilnya cenderung kering. Oleh karena itu cake ini sering dinikmati dengan olesan butter ketika masih hangat, atau dimakan sambil dicelupkan ke dalam teh/kopi hangat. Aku menggunakan versi sponge cake yang menggunakan butter di dalamnya, jadi cakenya empuk dan gak seret dimakan. Oiya thx buat Mbak Ricke yang udah sharin infonya tentang ontbijtkoek :).

Ontbijtkoek

Original Recipe by Tabloid Saji Edisi 205

Ingridients:
5 butir telur
1 sdm cake emulsifier (optional)
100 gram gula aren bubuk/gula semut
50 gram gula pasir

100 gram tepung terigu protein sedang
25 gram tepung maizena
20 gram susu bubuk
2 sdt bumbu spekuk (peres/rata)
--> Ayak dan campur jadi satu

75 gram butter-->lelehkan
Kacang almond

How to:
  1. Siapkan 2 loyang ukuran 30x10x4cm. Oles tipis dengan margarin, alasi dengan kertas roti, oles kembali dengan margarin.
  2. Kocok telur, cake emulsifier, gula aren hingga soft peak.
  3. Masukkan terigu, maizena, susu bubuk dan bumbu spekoek yang sudah diayak, aduk rata.
  4. Masukkan butter cair, aduk balik.
  5. Tuang ke dalam loyang. Taburi permukaannya dengan almond. Panggang dalam oven suhu 180'C yang telah dipanaskan sebelumnya selama +-20-25 menit hingga berwarna cokelat muda dan test tusuk. Keluarkan dari oven dan angkat dari loyang. Sajikan hangat.
Note:
  • Gula aren bubuk/gula semut bisa diganti dengan gula palm yang dijual di pasaran. FYI, gula palm yang dijual di pasaran adalah gula campuran gula aren dan gula pasir, jadi tidak 100% gula aren. Sedangkan gula aren bubuk/gula semut 100% murni gula aren.
  • Selain kacang almond, bisa juga ditaburi wijen, kismis, chocolate chips, dan sebagainya.

Saturday, April 6, 2013

Pie Dark Cherry Crumble (Again) ^.~

Special request for Witaaa :*
Dark cherrynya aku kasih peresan lemon dikit, jadinya asem manis seger gitu. Lembut di dalem, crunchy di luar.
 Pas banget ditemenin ama 1 scoop es krim vanila.. the taste just like heaven!

Sunday, March 31, 2013

Eclairs with Cheese Custard Fillings



Mexican Buns (Coffee Bun)

Mexican Buns (Coffee Bun)

Original recipe by Fatmah Bahalwan dan Ricke Indriani)
Menghasilkan 9-11 buah bun

Roti
200 gram terigu protein tinggi
50 gram terigu protein rendah
10 gram susu bubuk
1/4 sdt vanilla susu
50 gram gula pasir
6 gram ragi instan
1/4 sdt bread improver (optional, skip bila tidak ada)
2 kuning telur, kocok lepas
100 ml air es
50 gram mentega (unsalted butter)
1/4 sdt garam

Filling:
Salted Butter (mentega asin), dingin potong dadu @10 gram

Topping
50 gram mentega (unsalted butter)
50 gram gula halus
1 butir telur
60 gram terigu protein rendah
15 gram susu bubuk
1 sdt kopi instan hitam, larutkan dengan 1 sdm air panas, dinginkan
1/2 sdt pasta kopi moka

Cara Membuat:

  1. Campur terigu, susu bubuk, vanila susu, gula pasir, ragi instan, dan bread improver. Aduk rata.
  2. Masukkan kuning telur dan air es sedikit-demi sedikit sambil diuleni hingga kalis dan elastis. Adonan mulus, licin, dan bila direnggangkan tipis tidak mudah sobek. Bulatkan adonan. Taruh dalam wadah yang dioles sedikit minyak. Tutup dengan plastik wrap atau serbet lembab. Diamkan sekitar 45-60 menit untuk proses fermentasi (proofing 1) hingga mengembang ukurannya menjadi 2x lipat.
  3. Kempeskan adonan, uleni lagi sebentar. Bagi adonanmenjadi 9-11 bagian asama beratnya (40-50 gram). DIamkan lagi 10 menit. Pipihkam adonan, beri isian salted butter. Rapatkan dan bulatkan. Tata dalam loyang yang telah dioles tipis margarin. Diamkan 30-4- menit untuk proses fermentasi (proofing 2) hingga mengembang. 
  4. Sambil menunggu proses proofing. Buat adonan topping. Kocok mentega dan gula halus hingga benar-benar lembut. Masukkan telur, kocok rata. Masukkan terigu dan susu bubuk. Aduk rata. Masukkan air kopi dan pasta kopi moka. Aduk rata. Masukkan ke dalam kantong segitiga, simpan di kulkas hingga akan digunakan.
  5. Panaskan oven 200'C (oven sudah dalam keadaan panas ketika adonan roti masuk)
  6. Setelah proofing 2, semprotkan topping melingkar sampai 3/4 permukaan adonan. Panggang dalam oven selama 12 menit hingga permukaan topping mengering. Angkat. Sajikan hangat.
  7. Jika ada sisa, simpan roti dalam wadah tertutup. Jika akan dinikmati, bisa dihangatkan kembali dalam oven 2-3 menit.

 Just before it bake

Note:

  • Bila menguleni manual menggunakan tangan, setelah mentega dan garam masuk dan diuleni rata. Pindahkan adonan ke atas permukaan meja yang ditaburi tipis dengan terigu. Uleni dengan gerakan seperti orang mengucek baju di papan penggilasan. Uleni hingga kalis, mulus, dan elastis. Tentu akan memakan waktu lama ketimbang diuleni dengan mixer khusus.
  • Lamanya waktu proofing tergantung dari suhu ruangan tempat membaut adonan.
  • Setelah diberi isi, rapatkan dan bulatkan adonan hingga benar-benar rapat agar tidak bocor saat dipanggang,